Pewangi Rumah


Pewangi Rumah Dari Bahan Alami

 

Untuk membuat rumah wangi tidak perlu menggunakan pewangi yang berbahan kimia. Bahan-bahan alami pun memiliki wangi dan khasiat tinggi.

Berikut beberepa tips membuat pengharum ruangan dengan bahan alami :

1. Alternatif Pewangi Ruang Alami
Ketimbang menggunakan pewangi sintetis yang membahayakan tubuh dalam jangka panjang, Anda dapat membuat pewangi ruang alami. Siapkan jeruk berukuran besar dan berkulit tebal (seperti jeruk Sunkist) dan buah cengkih kering. Tusuk cengkih-cengkih tersebut pada permukaan kulit jeruk dengan membentuk pola unik, seperti bunga atau lebah. Gunakan jarum sebagai alat Bantu menancapkan cengkih. Tempatkan pewangi pada cawan unik kesukaan Anda, lalu letakkan di atas meja atau rak. Perpaduan aroma jeruk dan cengkih akan membuat ruang lebih segar.

2. Kayu Manis Penebar Aroma
Aktivitas memasak tak jarang menimbulkan terciumnya beragam bau `tak jelas`di dapur Anda. Untuk mengatasinya, sangrai kayu manis hingga setengah matang dan mengeluarkan keharuman khas yang kuat. Jangan lupa, bukalah ventilasi untuk memperlancar sirkulasi udara.

3. Aromaterapi Sederhana
Ruang yang wangi tentu menambah rasa nyaman dan tenang bagi penghuninya, terutama ketika mereka ingin melepas penat. Oleskan minyak esensial aromaterpi sesuai selera ke permukaan kaca bohlam. Saat lampu dinyalakan, aroma keharuman akan menyebar memenuhi ruangan karena panas bohlam menguapkan minyak essence secara perlahan.

4. Buah Pala Pengharum Ruangan
Kurangnya sirkulasi udara pada hunian kerap menimbulkan bau kurang sedap, terlebih jika ruangan jarang dibersihkan. Bila tak memungkinkan dibuat ventilasi tambahan, Anda dapat menggunakan pewangi ruangan. Alternatif lain, tumbuk halus beberapa buah pala sesuai kebutuhan. Tempatkan bubuk pada wadah atau masukkan dalam tisu dan letakkan di sudut-sudut ruangan. Dijamin, aroma segar buah pala akan membuat ruangan lebih fresh.

5. Vacuum Cleaner, Pembersih Plus Pengharum Ruangan
Terkadang membersihkan dan mengharumkan ruangan merupakan dua pekerjaan yang terpisah. Sekarang, Anda bisa melakukan keduanya sekaligus. Teteskan air perasan jeruk nipis atau essence aroma kesukaan Anda dalam kantong debu vacuum cleaner. Selanjutnya, gunakan untuk menyedot debu seperti biasa. Debu hilang ruangan pun lebih segar tanpa bau apek.

6. Seledri, Pewangi Ruang Alami
Siapa sangka ternyata daun seledri (Apium graveolens) yang lazim Anda gunakan untuk bahan memasak bisa juga dimanfaatkan sebagai pewangi ruang alami. Jangan buang daun seledri yang telah menguning. Ikat daun atau bungkus dalam kertas tisu, lalu gantungkan di tengah atau sudut ruangan yang lembap. Aroma apek akan berkurang.

7. Pewangi Alami di Dalam Lemari
Gunakan akar wangi dan rempah-rempah, seperti kayu manis dan cengkih, di dalam lemari. Bungkus bahan-bahan tersebut dalam kertas tisu atau kantong berongga dan gantungkan di dalam lemari. Niscaya, aroma rempah yang menyengat akan membuat ngengat enggan mendekat sekaligus mengharumkan pakaian secara alami.

8. Harumkan Ruang dengan Wangi Klasik Melati
Kuntum bunga melati (Jasminum sp.) telah menjadi pewangi ruang favorit. Aroma khasnya yang klasik dan lembut disukai banyak orang. Sebaiknya, daripada menggunakan pewangi sintetik, jadikan melati yang ditanam di pekarangan hunian menjadi pewangi ruang. Petik dan letakkan 8-10 kuntum bunga melati dalam wadah kecil, lalu letakkan di atas meja atau rak hias. Wangi melati akan memenuhi ruang dan tahan hingga beberapa hari.

9. Optimalkan Wangi Botol Parfum Bekas
Meski isi parfum sudah habis, biasanya wangi parfum pada botol masih dapat tercium hingga beberapa waktu. Oleh karena itu, manfaatkan keharuman tersebut sebagai pewangi ruangan. Tempatkan botol parfum tanpa tutup pada meja atau rak dan biarkan wanginya memenuhi ruang. Jika wangi parfum sudah tak tercium, cuci botol dengan alkohol 70 persen, lalu isi ulang botol dengan pewangi ruang atau beberapa kuntum bunga melati segar.

Sumber : Buku “A-Z dari Dapur Hingga Kamar Tidur”, karya Garsina Lestari.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s