Agar Anak Bisa Mandiri


Apakah Anda sudah cukup memberikan kasih sayang pada anak? Atau, jangan-jangan sudah dalam tahap yang berlebihan? Sebelum terlalu jauh, Anda bisa melakukan hal ini agar anak lebih mandiri:

1. Satukan suara
Ajak bicara anak dan orang-orang di lingkungan sekitar, yaitu kakek, nenek, ART dan pengasuh. Semua harus di bawah satu komando, yaitu orangtua, dengan tujuan untuk memandirikan anak.

2.Bangun komunikasi
Sampaikan apa yang menjadi harapan Anda kepada anak. Katakan padanya, “Andi sekarang sudah besar. Jadi, mulai sekarang bisa makan sendiri, yah.” Berikan arahan dengan kalimat sederhana dan ucapkan secara perlahan, misalnya, “Ayo, sekarang buka sepatunya, lalu simpan di rak sepatu.”

3.Beritahu konsekuensi
Tidak ada salahnya bila Anda sedikit mengancamnya jika ia tidak mau melakukan sendiri. Misalnya ketika ia tidak mau membereskan mainan, katakan bahwa mainan itu akan hilang atau rusak sampai digigit tikus.

4.Apresiasi keberhasilan anak
Ketika anak berhasil mencapai suatu target kemandirian, berikan penghargaan yang membuat anak percaya diri. Anda bisa memberikan pujian, pelukan, ciuman.

5.Harus konsisten
Penting diingat, meminta anak melakukan sesuatu bukan berarti Anda tak sayang atau tak mau memerhatikan anak. Orang lain mungkin saja menilai Anda sebagai orangtua tega, biarkan saja. Toh, Anda melakukannya tanpa kekerasan, ancaman, atau hukuman. Yang juga perlu diingat, persaingan di era masa depan sangat ketat. Kalau anak tak mandiri sejak dini, ia tak siap menghadapinya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s