Pola Makan Sehat


Makanan memberikan kita energi yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan sehari-hari, sedangkan untuk balita, energi dibutuhkan untuk pertumbuhan mereka. Proses pertumbuhan ini membutuhkan banyak bahan bakar, jadi anda mungkin akan terkejut dengan jumlah makanan yang bisa dikonsumsi si kecil. Cara terbaik untuk mengukur berapa banyak makanan yang dibutuhkan si kecil adalah dengan melihat nafsu makan mereka. Hari ini mereka mungkin akan kelihatan sangat lapar, tapi besoknya biasa saja; pada tahap ini nafsu makan si kecil memang sering berubah-ubah. Asalkan anda menyediakan si kecil menu makanan yang seimbang, diet yang sehat, dan memperhatikan respon ‘lapar’ dan ‘kenyang’ mereka, anda bisa cukup yakin bahwa si kecil makan dengan baik.

Apa itu pola makan seimbang?

Makanan yang bervariasi dengan porsi yang tidak berlebihan adalah penjelasan terbaik dari pola makan seimbang. Setiap kelompok makanan akan menyediakan tubuh nutrisi yang berbeda supaya kita tetap sehat. Melewatkan kelompok makanan tertentu bisa mengakibatkan kualitas kesehatan yang buruk dan berbagai penyakit.

Anak-anak lebih membutuhkan pola makan yang berkualitas daripada orang dewasa karena mereka masih dalam masa pertumbuhan. Jika anak-anak hanya di beri kue dan biskuit, mereka akan kehilangan sejumlah mineral dan vitamin yang penting. Di sisi lain, pola makan yang hanya terdiri dari buah dan sayuran juga tidak baik untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan karena anak-anak juga membutuhkan lemak dan zat tepung untuk memberi mereka kalori agar bertenaga.

Selama sepuluh tahun terakhir kita telah dimotivasi untuk mengadopsi pola makan sehat yang terdiri dari makanan kaya biji-bijian utuh, buah dan sayuran. Tetapi, bayi dan anak-anak tidak seharusnya diberi makanan rendah lemak atau rendah kalori. Bukan berarti mereka boleh makan donat atau keripik dengan bebas, makanan tersebut hanya boleh di berikan sesekali saja. Membatasi makanan berkadar gula tinggi pada anak-anak adalah ide yang bagus, karena jika tidak dibatasi anak-anak cenderung hanya akan menyukai makanan manis dan menolak makanan lainnya. Terlalu banyak makanan manis juga dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Bayi dan anak-anak membutuhkan pola makan yang sehat dan seimbang. Pola makan yang kaya akan buah dan sayuran segar, dan karbohidrat kompleks seperti pasta dan kentang. Pola makan seperti ini akan memberikan si kecil bahan bakar tepat yang diperlukan untuk masa pertumbuhan dan memberikan mereka cukup energi untuk beraktivitas. Kunci dari pola makan yang sehat untuk keluarga anda adalah kesederhanaan. Cobalah untuk tidak menyediakan jenis makanan tertentu terlalu banyak atau terlalu sedikit .

Lima jenis/kelompok makanan

Produk susu seperti susu, keju, dan yoghurt mengandung protein dan kalsium yang gunakan untuk pertumbuhan tubuh, memperbaiki kerusakan, dan untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

Anak-anak harus diberikan susu tinggi lemak, karena susu skim atau semi skim tidak meyediakan nutrisi dan kalori yang penting untuk pertumbuhan dan membuat energi. Jika balita anda sudah tidak minum ASI, coba tawarkan keju, pudding susu, sereal dengan susu yang banyak, atau yoghurt.

Lemak dan minyak sangat penting untuk melindungi dan menginsulasi organ vital si kecil, tapi terlalu banyak juga bisa berbahaya. Minyak nabati seperti minyak bunga matahari dan minyak zaitun harus digunakan saat memasak; makanan yang digoreng harus dihindari sebisa mungkin

Daging sapi, ikan, ayam, dan kacang-kacangan mengandung protein, zat besi, dan vitamin D yang membentuk otot dan jaringan tubuh. Vegetarian harus bisa memilih berbagai variasi kacang-kacangan dan sereal untuk memenuhi kebutuhan protein mereka.

Roti dan sereal seperti pasta, nasi, dan kentang menyediakan energi dan beberapa nutrisi penting. Cobalah untuk memilih berbagai jenis biji-bijian utuh yang lebih banyak mengandung serat dan nutrisi

Buah dan sayur banyak mengandung vitamin, mineral, dan serat untuk menjaga sistem pencernaan kita agar bekerja dengan baik. Hindari memasak sayur terlalu lama karena akan merusak kandungan nutrisinya. Sayuran beku sama baiknya dengan sayuran segar, dan lebih baik dari pada sayuran kaleng. Sayuran kaleng memiliki sangat sedikit nutrisi. Buah segar dan sayur mentah adalah yang terbaik. Jika si kecil tidak mau makan sayur, mungkin ini hanya masalah waktu. Berikan si kecil jus buah, dan pastikan si kecil melihat anda menikamati sayur-sayuran

Mulai dan lanjutkan

Ide yang bagus untuk memperkenalkan si kecil kebiasaan mengkonsumsi makanan sehat sedini mungkin. Hindari kebiasaan diet tidak sehat dalam keluarga anda dengan menyemangati semua anggota keluarga untuk memilih makanan sehat tanpa membuatnya terdengar seperti pilihan sehat. Contohnya, daripada memberikan si kecil kue dan biskuit untuk snack pagi, coba berikan dia buah-buahan (segar atau kering). Juga, hindari membeli makanan bergula dan berlemak saat belanja agar tidak ada godaan untuk mengkonsumsi makanan yang tidak sehat baik bagi anda maupun si kecil. Tapi, jangan melarang si kecil makan coklat batang atau beberapa kantung keripik, Karena hal ini akan membuat junk food terlihat lebih menggoda. Coba berikan si kecil buah-buahan yang tidak biasa, seperti kiwi, nanas, atau custard apel. Anak-anak suka makanan dengan bentuk, warna, dan tekstur yang berbeda

Saat memberikan snack, coba berikan si kecil makanan yang menarik bagi mereka, sepreti breadstick dan saus celup atau kismis dan potongan keju. Sajikan snack tersebut dalam potongan-potongan kecil diatas piring berwarna cerah.

Panduan untuk pola makan sehat

Anak-anak membutuhkan tiga porsi makanan utama dan tiga porsi snack setiap sehari. Pastikan snack yang anda berikan bernutrisi dan tidak terlalu mengenyangkan agar si kecil tidak menolak makanan utama. Coba beri si kecil roti pitta atau yoghurt alih-alih keripik dan biskuit.
Perkenalkan makanan yang bervariasi pada si kecil. Jika mereka menolak makanan tertentu, coba berikan lagi beberapa minggu kemudian. Seringkali penolakan si kecil hanya masalah waktu, dan cara mereka untuk menguji kesabaran anda. Memaksa si kecil untuk mengkonsumsi makanan yang mereka tidak inginkan hanya akan memperpanjang fase penolakannya.
Jangan menambahkan gula atau garam pada makanan si kecil jika tidak perlu. Coba kurangi penggunaan gula dan garam pada pola makan anda.
Berbagi makananlah dengan si kecil agar mereka belajar bahwa waktu makan merupakan waktu sosial yang menyenangkan.
Hindari minuman kaya gula seperti sirup dan minuman bersoda. Beri si kecil air putih sebanyak mungkin, dan mungkin segelas jus buah encer setiap hari. Sekitar 4-6 cangkir minuman setiap hari adalah jumlah yang tepat untuk si kecil. Berikan minuman seperti kola dan lemonade pada waktu-waktu tertentu saja
Memberikan makanan yang tepat bagi balita anda kelihatannya mungkin seperti proses yang rumit, tapi jika anda mencoba untuk menjalani pilihan yang sehat, si kecil akan tumbuh sehat dan kuat.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s