satu bulan


Genap 30 hari adalah waktu relatif untuk satu bulan. Apa saja kah yang sanggup kau kerjakan? Apakah waktu satu bulan akan terasa begitu lama untuk dihabiskan? Ataukah terasa sangat singkat untuk dikisahkan?

Ini adalah kisahku…

Setiap manusia di dunia memiliki keterbatasan. Keterbatasan yang sama adalah dalam waktu. Hanya 24 jam, dan semua manusia dapat jatah yang sama. Cukup atau tidak?

Tidur membutuhkan waktu 6 – 8 jam, berkomunikasi membutuhkan waktu 5 – 15 menit, berkendara membutuhkan waktu 30 menit, makan membutuhkan waktu 1 jam, dan lain sebagainya. Ada waktu setup, ada waktu proses, ada waktu tunggu, dan masih banyak lagi nama lain dari waktu. Intinya sama saja. Waktu tetaplah waktu. Tak akan diam walau sejenak, tak akan mundur walau dipaksa. Dia akan terus berlari bersama rotasi bumi.

Dan satu bulan, bagiku adalah :

1. Mengenal atau dikenal. Pasti kita hanya akan melihat sepintas saja. Ngobrol basa basi dan seperlunya. Terlalu banyak senyuman daripada pembicaraan. Tak perlu kisah panjang perjuangan hidup orang lain, keluh kesah, atau kisah lain yang lebih pribadi. Namun biasanya, kesan yang singkat akan sangat mendalam di hati. Walau bayangan akan nama dan peristiwa tidak sekokoh jika kita bertahun-tahun bersama. Satu senyuman sudah cukup.

2. Kapasitas. Walaupun dalam satu bulan itu kita ‘melek’ terus dan mengerjakan sesuatu, keseimbangan akan selalu menuntut kita. Apakah jika kita memforsir waktu kita untuk pekerjaan, akan selesai semua kertas kerja itu? Hm, mungkin tidak juga. Dalam kehidupan indah manusia di dunia ini diciptakanlah yang namanya prioritas. Setiap jam prioritas kita akan berubah. Itulah kapasitas kita sebagai manusia. Hanya mengatur, dan tidak boleh berlebihan. Keseimbangan adalah kuncinya.

3. Uang. Jika kita telah mengenal kapasitas kita, tanpa mengurangi keseimbangan kita, itulah nilai kita. Value kita akan dinilai oleh orang lain sebagai ‘harga’ kita. Setiap orang adalah unik, begitu juga ‘value’ yang dimilikinya. Semakin besar value-nya, maka semakin tinggi timbal balik yang diberikan oleh orang lain. Apakah sama waktu yang diberikan seorang dokter untuk memeriksa pasien umum dengan waktu untuk mengoperasi pasien? Waktu bisa sama. Namun, nilai yang diberikan itulah yang berbeda. Disitulah letak kompensasi yang berbeda.

4. Kekurangan. Dan diantara sekian juta alasan yang kita berikan untuk menunjukkan value kita kepada orang lain, pastilah ada kekurangan kita yang akan membatasi kita sebagai manusia. Manusiawi. Apa salahnya meminta pengertian dan maaf dari orang lain. Karena kita bukan malaikat yang selalu sanggup dan patuh dalam mengerjakan sesuatu. Itulah kekurangan kita, itulah keterbatasan kita. Maka marilah bekerjasama dan berbagi. Seluruh dunia akan terasa harmoni.

Jika…
Hanya ada waktu satu bulan untuk sesuatu
Apa yang akan kau lakukan?
Berjuang di awal?
Atau berjuang di akhir?

… Tak ada waktu untuk kembali, kita selesaikan satu langkah dulu…

Setiap detik kegiatan kita, itu semua bukanlah rutinitas semata. Ada nilai yang terus kita pegang, yaitu kejujuran dan ibadah.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s